Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan pengetahuan seperangkat aktivitas dan juga mengacu pada cara yang unik di mana suatu manajemen memilih untuk mngoordinasikan pekerjaan. dari sekian banyak bisnis mempunyai cara untuk memperkerjakan karyawan yang berarti bahwa perusahaan itu dapat memperkerjakan karyawan baru. Dimana tujuan utama dari sistem informasi itu sendiri adalah untuk meningkatkan dan mempermudah proses bisnis itu sendiri agar bisa bekerja dengan efisien, dimana kinerja perusahaan tersebut tergantung kepada seberapa baik berjalannya proses bisnis dirancang dan dikoordinasikan.
Dari sekian banyak proses bisnis banyak yang terikat dengan wilayah fungsional misalnya fungsi penjualan dan pemasaran akan bertanggung jawab untuk memperkerjakan karyawan. Proses bisnis lainnya melewati banyak wilayah fungsional berbeda dan membutuhkan koordinasi antardapartemen, misalnya kita ambil contoh : pertimbangan proses bisnis memenuhi pesanan pelanggan yang tampak sederhana. Pertama-tama suatu dapartemen penjualan akan menerima pesanan penjualan, dimana penjualan tersebut pertama-tama akan diberikan atau diserahkan pada bagian akuntansi agar dapat memastikan pelanggan tersebut dapat membayar pesanannya, apakah membayar dengan menggunakan verikasi atau dengan cara permintaan pembayaran sebelum pengiriman.
Kemudian tagihan tersebut akan diproses oleh dapartemen akuntansi, dan akan diberitahukan bahwa barang yang tadi dipesan sudah dikrim.untuk pemesanpun harus meberitahukan apakah barang yang tdi dipesan sudah diteriman\ atau belum. kalau dilihat sekilas proses transaksi tersebut terlihat gampang. Kalau dilihat lebih teliti lagi padahal proses bisnis yang terjadi sangatlah rumit.
Agar kita bisa melakukan suatu proses bisnis kia harus mengkoordinasikan dengan jelas agar bisa memenuhi pesanan dengan efisien dan kita juga harus membutuhkan suatu infomasi yang banyak. Dimana informasi yang kita perlukan tersebut harus didapat secepat mungkin untuk perusahaan.
